Deskripsi Buku
Buku kategori sosial politik berjudul Perilaku Pemilih dalam Perspektif Antropologi Politik merupakan karya Wirdanengsih. Mengapa seseorang memilih kandidat tertentu? Apakah pilihan politik semata-mata didasarkan pada program, kepentingan ekonomi, dan pertimbangan rasional? Ataukah pilihan tersebut juga dibentuk oleh keluarga, kekerabatan, identitas, budaya lokal, tokoh masyarakat, pengalaman hidup, jaringan sosial, media, dan lingkungan tempat seseorang hidup? Buku ini mengajak pembaca memahami pemilu bukan sekadar sebagai proses mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi sebagai fenomena sosial dan budaya yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. Pilihan politik terbentuk melalui pengalaman, interaksi sosial, hubungan kekerabatan, identitas, nilai budaya, simbol, serta cara masyarakat memaknai kekuasaan dan kepemimpinan. Melalui perspektif antropologi politik, buku ini membahas bagaimana budaya lokal, agama, etnisitas, kedaerahan, keluarga, generasi, kelas sosial, tokoh lokal, dan jaringan sosial memengaruhi perilaku pemilih. Kampanye, baliho, slogan, bahasa politik, pertemuan, hingga media sosial dipahami bukan hanya sebagai sarana komunikasi politik, tetapi juga sebagai ruang tempat makna, identitas, dan hubungan sosial dibentuk. Buku ini juga menunjukkan bahwa perilaku pemilih tidak dapat dilepaskan dari perubahan masyarakat. Urbanisasi, mobilitas penduduk, perkembangan ekonomi, perubahan generasi, dan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengenal kandidat, memperoleh informasi, membangun kepercayaan, serta menentukan pilihan. Masyarakat pedesaan, masyarakat adat, dan masyarakat perkotaan memiliki pengalaman sosial yang berbeda, sehingga pilihan politik pun dapat terbentuk melalui pola yang berbeda.