Deskripsi Buku
Buku kategori Buku Manajemen yang berjudul Program-Program Pemberdayaan Masyarakat Di Provinsi Sulawesi Tengah Membangun Paradigma Berbasis Modal Dan Paradigma Berbasis Nilai merupakan karya dari Moh. Ahlis Djirimu. Buku ini memaparkan tentang pembicaraan kegagalan dan keberhasilan beberapa program yang pernah digeluti oleh kedua kawan tersebut. kedua kawan tersebut melontarkan omongan pembuka mengapa di Bualemo, Ampana Tete, Ampana Kota, Unit Pengelola Keuangan Desa (UPKD)-SAADP dapat berhasil dan mengapa di Pamona Selatan, Balantak, Lamala kurang berhasil? Mengapa pula PPK dapat berhasil dalam refolving fund di wilayah Banawa saat bung Acip memantau? Penulis melontarkan jawaban walaupun belum tentu mengena yaitu boleh jadi masyarakatnya mau berubah dan ingin mengubah nasibnya seperti di dalam Surat AR-Rad Ayat 11 “Allah Tidak Akan Mengubah Nasib Suatu Kaum Apabila Kaum Tersebut Tidak Mengubah Nasibnya”, atau karena kondisi alamnya memang membuat orang harus berubah karena tidak ada yang dapat diandalkan seperti di Mamboro yang menyebabkan penduduknya harus sekolah karena dorongan alam. Mungkin saja karena di Bualemo etnisnya dominan transmigran asal Jawa yang mempunyai etos kerja yang tinggi, sedangkan di Lamala dan Pamona Selatan adalah dominan penduduk asli yang menguasai aset atas tanah, dimanja alam, kemungkinan tidak pernah berpikir untuk dioptimalkan. Begitu banyak jawaban-jawaban yang muncul, tetapi belum memuaskan penulis untuk menggalinya lagi muncul pula pertanyaan apakah indikator keberhasilan program-program pemberdayaan masyarakat? Mas Yanto dan Bung Acip sepakat menjawab “itu dilihat dari segi pengembalian dana bergulir karena dana bergulir merupakan dana abadi desa atau macetnya perguliran dana”. Jadi ukuran keberhasilan dilihat dari revolving fund yang terjadi di masyarakat.